Apakah Saya Lulus Ujian ?
Hari hari berat begitu terasa setelah saya resign dari dunia TDB tanggal 13 September lalu. Pada awalnya aktifitas saya masih di seputar dunia garmen karena pada saat itu menjelang lebaran. Sentra perkulakan garment sering saya sambangi, sambil cari peluang peluang baru dan barang dagangan tentunya. Pulangnya seringkali di bagasi mobil atau di boncengan sepeda motor ada karung penuh berisi (sayang saya lupa mengabadikannya, tapi rasanya gak berbeda jauh dengan ibu yang bawa karung pakai motor yang ada di Blognya Pak Hadi). Bazar ke bazaar saya lalui, kirim barang dagangan ke kampung juga. Alhamdulilah THR tahun ini datangnya dari jalan bazaar. Pasca lebaran, aktifitas bazar tinggal di Benton Juction Lippo Karawaci (tercatat masih ada 3 member TDA yang bertahan di sana, saya, mbak Vina dan mbak Lina), syukurlah masih dapat profit lumayan.
Sayapun mulai merambah ke dunia saya yang lalu, dunia partambangan, dengan menjajakan Lokasi lokasi KP, sekalian jual diri (maksudnya menawarkan jasa consulting). Tapi yang datang justru apa yang tidak saya harapkan saat ini… berkali kali saya malahan di tawari jadi karyawan dengan iming iming imbalan yang lumayan .. berapa?? Yang jelas 8 digit. Suatu ujian berat buat saya.
Lagi lagi saat ini saya masih tetap bertahan untuk berkata .. “TIDAK”, mungkin banyak yang menganggap saya bodoh, goblok, gila dsb. Masak ditawarin kerja kok di tolak ? Padahal di luar sana mungkin masih banyak orang orang yang berpusing pusing menjajakan ijazah sarjananya… Biarlah orang menganggap saya begitu… saya terima saja. Yang penting istri tercinta masih menganggap saya waras dan terus memberikan supportnya.
Rupanya penantian saya mulai ada hasilnya ketika tadi siang (Kamis , 8 Nop 2007) saya mendapatkan deal untuk mengerjakan project inventarisasi tambang di dua kabupaten di Kalimantan Timur, Alhamdulillah…..
Pulangnya saya sempatkan untuk mampir ke kantor atasan saya ketika jadi TDB dulu (sebut saja Pak D). Ngobrol ngalor ngidul.. tukar pengalaman dan sebagainya. Sampailah kami pada satu obrolan yang wah……
“Punya project gak?” Tanya Pak D
“Ada sih, kecil kecilan” jawabku
“Ini kebetulan ada yang punya duit nganggur, yang ready sih sekitar 5 jutaan, tapi bisa sampai maksimal 30 jutaan”
“Project apa yang bisa di danai ?” tanyaku
“Project jangka pendek maksimal 6 bulan”
“Syaratnya” sambungku
Syaratnya :
1. Sudah ada kontrak (misal pengadaan barang dll)
2. Nilai project setidaknya 1 juta
3. Profit margin minimal 20%
4. Waktu singkat (3-6 bulan)
5. Pola bagi hasil (60 Funder 40 Pelaksana), negotiable
6. Funder ikut terlibat dalam pengelolaan financial project tersebut (bukan
perusahaan).
“Ya coba nanti kalau ada project yang memenuhi kriteria itu” kataku
Saya pun pulang dengan kepala berdenyut nyut nyut…, yang jelas itu belum kelasku. Ini terlalu spektakuler, kenapa ? karena simbol yang di pakai di depan angka itu bukan RP tapi US$!
Ah pusing…..
Salam FUNtastic !
